Rabu, 13 November 2013

YOGYAKARTA banyak tradisi menyambut Ramadhan

Di pesona budaya kali ini, kita akan memberikan sedikit mengenail tradisi - tradisi yang ada di Yogyakarta, khususnya di lingkungan Kraton Yogyakarta dan masyarakat Yogyakarta dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan (Poso). Tradisi ini biasanya dilaksanakan pada bulan Ruwah (Sya'ban) Dalam kalender Jawa bulan ini berada tepat sebelum bulan Poso (Ramadhan) datang. Bulan Ruwah ini adalah bulan di mana - menurut Islam - pelaporan atas amal perbuatan manusia kepada Allah SWT. Kalau menurut otak atik gatuk nya orang Jawa ruwah adalah kepanjangan dari "ruhe dho owah". Maksudnya adalah, ruh para ahli kubur (leluhur) kita yang meninggal kembali ke rumah (owah) untuk "tilik rumah" apakah ahli kubur (leluhur) di doakan oleh anak turunnya atau tidak. berikut ini ada beberapa tradisi - tradisi yang di lakukan oleh Kraton Yogyakarta dan masyarakat Yogyakarta.

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, ada beberapa tradisi yang di lakukan oleh pihak Karaton sendiri dan masyarakat Yogyakarta di Bulan Ruwah (Sya'ban) ini. tradisi itu antara lain :

Menurut Suripto – seorang pegawai kraton -, acara tradisi yang dilakukan di kraton Yogyakarta dibulan ruwah ini ada dua yaitu apeman dan labuhan.
Apeman, Upacara tradisi ini di lakukan di lingkungan interen kraton. Tradisi ini secara khusus diadakan untuk memperingati hari raya kenaikan tahta Sri Sultan Hamengkubuono. Tradisi apeman dilakukan dengan membuat apem sebagi sesaji. Apem ini terbuat dari beras ketan. Kemudian bentuk apemnya dibuat dengan ukuran yang tidak seperti apem biasa yang dijual di pasar, akan tetapi dengan ukuran yang besar (jumbo). Apem ini hanya dibuat oleh wanita, baik istri raja, anak dan keturunan raja, serta krabat kraton dengen alasan adalah wanita pelayan dari pria. Setelah apem ini jadi, apem ini dibagikan kepada para abdi dalm kraton. Ada dua jenis apem yang dibuat untuk di bagikan, yaitu apem mustaka (diameter kurang lebih 20 cm) yang diberikan kepada abdi dalem yang memiliki posisi tinggi, dan apem biasa (diameter kurang lebih 10 cm) untuk abdi dalem biasa.

Labuhan, Tradisi ini juga dilaksanakan pada bulan ruwah. upacara labuhan ini juga dilakukan oleh interen kraton. Kuku – kuku dan beberapa helai rambut Sultan di poting, kemudian potongan kuku dan rambut sultan tadi di labuh di Gunung Merapi dan Pantai Parangtritis.

Tradisi Masyarakat Yogyakarta 

1. Nyadran

Merupakan acara yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendo’akan para leluhur yang sudah meninggal dunia. tradisi ini hapir mirip dengan ziarah kubur, akan tetapi perbedaannya terletak pada pelaksanaannya. kalau ziaran kubur dapat dilakukan kapan saja, nyadran hanya dilakukan setahun sekali saja pada bulan ruwah (sya’ban). Tradisi ini diawali dengan membersihkan makam pada siang hari kemudian pada malam hari masyarakat berkumpul di makam dengan membawa sesaji (makanan). setelah semua masyarakat berkumpul dengan segala ubo rampe yang tersedia, acara tahlil dan do’a bersama dimulai. dengan dipimpin oleh kaum rohis dusun tersebut. dilanjutkan dengan makan bersama.
   2. Apeman (Kenduri Sedekahan) 
Tradisi ini juga dilakukan pada bulan ruwah. Tradisi ini dilakukan di dusun – dusun. Acara ini berbeda dengan acara apeman yang dilaksanakan di kraton. Pertama kali para warga membikin apem ketan di rumah masing - masing. Kemudian apem ketan itu ditata dan dirangkai sedemikian rupa di dalam baskom atau nampan. Pada sore harinya, setelah terdengar kode bunyi kentongan, apem ketan tadi dikumpulkan di salah satu rumah warga. Setelah apem ketan terkumpul, kaum (rohis) setempat memimpin doa yang diikuti oleh warga setempat yang hadir dalam acara itu. Setelah doa dipanjatkan, apem ketan yang terkumpul itu diambil beberapa untuk diberikan kepada warga yang tidak mengumpulkan apem tersebut. 
Sebagai gambarannya, umpamanya di dusun itu terdapat 50 KK (Kartu Keluarga). Ketika acara dimulai, hanya ada 40 KK yang mengumpulkan. Jadi ada 10 warga yang tidak mengumpulkan, kemudian dari 40 baskom tadi dibagi menjadi 10 wadah. Setelah itu kesepuluh wadah apem tadi dibagikan kepada warga yang tidak mengumpulkan. Kemudian yang 40 wadah tadi dibawa pulang kembali olah yang memgumpulkan apem. Akan tetapi, untuk sekarang ini, ada juga sebagian masyarakat yang berinovasi mengganti apem itu dengan nasi, lauk, sayur, dan kerupuk, tetapi menyertakan apem ketan di dalamnya. Walaupun juga ada sebagian masyarakat yang masih tetap menggunakan apem ketan. 
Acara ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nimat kepada kita. Selain itu, acara ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa berbagi antar sesama warga, serta ajang untuk saling mempererat silaturahim antar warga.
 3. Padusan
 Tradisi padusan ini dulunya dilakukan dengan upacara berendam atau mandi di sumur – sumur atau sumber mata air (sendang) di tempat – tempat keramat. Akan tetapi, lambat laun seiring berjalannya waktu, tradisi padusan ini beralih tempat. Yang dulunya padusan di lakukan di tempat – tempat keramat, sekarang ini tradisi padusan dilakukan olah masyarakat ditempat – tempat seperti pantai, sungai, dan di rumah pribadi masing – masing. Tradisi ini bermakna agar jiwa dan raga seseorang yang akan melakukan ibadah puasa di bulan Ramadhan dibersihkan secara lahir dan batin.


RAMANDHAN bulan penuh berkah

Ramadhan tiba.. ramadhan tiba..

Beginilah suka cita umat Islam tatkala satu bulan yang paling dinantikan akan segera tiba. Bagaimana tidak, dibulan yang paling utama ini Allah menurunkan berkah, pembebasan terhadap api neraka, serta ampunan yang tak terhingga . Berbagai amalan akan dilipat gandakan pahalanya.

Dibulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagaimana telah tertuliskan di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183. Di bulan ini pula, Allah menurunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia sebagaimana telah tercantum dalam firman Allah di surat Al-Baqarah ayat 185. Lebih dari itu lagi, Allah akan menjadikan satu hari yang lebih utama daripada seribu bulan. Seru kan..?

Selama satu bulan penuh Allah akan mengobral pahala dan ampunan bagi siapa saja yang melakukan amal shalih. Satu amal klebaikan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan secara khusus dibandingkan dengan di bulan-bulan lainya. Nah, oleh karena itu, di edisi ke-dua ini Khasanah akan menyajikan keterangan-keterangan seputar ibadah yang paling utama di bulan Ramadhan selain ibadah puasa yang telah diwajibkan. Pokoknya jangan sampai deh kalau nanti Ramadhan berlalu, kita tak mendapatkan pahala yang maksimal. So, kira-kira Apa saja ya bentuk ibadah-ibadah yang musti kita lakukan menjelang bulan suci nanti? Mari ikuti keterangan selanjutnya.

11. Sedekah

Apabila kita ingin pahala puasa kita dilipat gandakan, cara paling mudah adalah dengan sedekah atau memberi makan orang lain untuk berbuka puasa. Sebagaimana telah diterangkan dalam sebuah hadis:

“barangsiapa memberi makan untuk berbuka puasa bagi orang yang berpuasa maka ia akan mendapatkan pahala, seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

22. Qiyamullail (shalat malam)

Dengan amalan ini, Allah akan menghapuskan dosa-dosa kita yang telah berlalu. “Barang siapa menghidupkan Ramadhan dengan shalat malam karena iman dan berharap pahala maka diampuni dosanya yang telah leawat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

33. Membaca Al-Qur’an.

Amalan yang ringan ini ternyata kelak akan menjadi syafa’at bagi siapa yang mengamalkanya. Hal itu sesuai dengan sabda Nabi, “Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak, puasa berkata, ‘Rabbku! Aku menahanya dari makan dan minuman pada siang hari.’ Dan Al-Qur’an berkata, ‘aku menahanya dari tidur pada malam hari maka izinkanlah kami jadi syafaat untuknya’.” (HR. Ahmad).

44. I’tikaf

I’tikaf adalah menetap di masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah swt. Nabi saw. Selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai beliau wafat, sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat.

Rasulullah saw. Bersabda: “Masjid adalah rumahnya setiap orang yang bertaqwa, dan Allah menjamin bagi orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan memberinya pertolongan dan rahmat serta keberhasilan di atas shirat menuju keridhaan Allah sampai ke surga.” (HR. At-Thabrani).

55. Umrah

Umrah adalah mengunjungi Baitullah (Ka’bah) untuk melakukan thawaf dan sa’I. Nabi saw bersabda: “Umrah pada bulan Ramadhan itu sama dengan ibadah haji bersamaku.” (HR. Bukhari dan Muslim). Itulah kelima amalan yang harus kita jaga. Semoga di bulan yang penuh berkah ini Allah memudahkan kita dalam mengamalkan setiap kebaikan sebagai bekal kita menuju kehidupan akhirat yang kekal. Selamat mengerjakan ibadah di bulan Ramadhan.

Sumber rujukan: Al-Jaza’iri, Abu Bakar Jabir, Minhajul Muslim: Pedoman Hidup Ideal Seorang Muslim,

MASJID GEDE KAUMAN berbagi berkah di Bulan Ramadhan

 
Masjid Gede Kauman Yogyakarta didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono 1 pada tahun 1773. Masjid yang beraksitektur jawa dan terlihat megah ini terletak di sisi barat alun-alun utara kota Yogyakarta.Ketika bulan ramadhan tiba, tradisi takjilan di masjid gede sudah menjadi rutinitas tradisi setiap tahunya. Setiap hari kamis menu makanan takjilan adalah gulai kambing, sementara takjilan ketika hari minggu adalah gulai ayam.menu Takjilan ini yang mengolah adalah pengurus masjid dan para relawan masjid, ketika jamaah masih berasal dari penduduk sekitar. Akan tetapi sekarang jama'ahnya datang dari berbagai daerah sekitar yogya seperti magelang dan boyolali. maka menu makanan di serahkan pada pihak catering. Kurang lebih 700 nasi dan teh manis dibagikan setiap jam lima sore ketika bulan ramadhan. Tradisi ini lahir sekitar tahun 1970an. Tidak hanya untuk sekedar mencicipi makanan yang tersaji, akan tetapi juga dilanjutkan dengan ibadah sholat magrib, sampai iktikaf dimasjid pada malam harinya.


Jumat, 08 November 2013

Semester Pendek, Perlukah ?




UIN Sunan Kalijaga (Juni/2013), semester pendek yang dilakukan setelah ujian akhir semester merupakan kegiatan untuk mengulang mata kuliah yang diselenggarakan dari Fakultas. Namun banyak dari mahasiswa tidak mengetahui jadwal semester pendek, juga mengundang berbagai pertanyaan. Pasalnya tidak ada pemberitahuan dan informasi dari pihak fakultas dakwah, padahal ujian sudah berlangsung sejak tanggal 20 juni.

Jean Ayu mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, semester empat mengungkapkan; “menurutku dari pihak jurusan itu harus tegas dalam menyampaikan informasi, tidak hanya dengan semester pendek saja namun juga yang lainya. harus ada transparansi terkadang informasi juga kurang diketahui mahasiswa jadinya mis understanding.” Tandasnya.

Komentar lain juga didaparkan oleh Annidjatus Zahra mahasiswa semester empat jurusan Manajemen Dakwah, “saya tidak tahu mengenai semester pendek, juga tidak ada informasi.” Mengaku dirinya tidak mengetahui jadwal semester yang akan diselenggarakan dari pihak Fakultas.

“Istilah semester pendek atau disebut remidi akan dilaksanakan setelah ujian akhir semester. Dalam pelaksanaannya akan dirapatkan dan dikoordinasikan dengan pusat. Dari penempatan tanggal, juga prosedur administrasinya. Secara struktur kepanitiaan memang belum dibentuk, melihat staff yang masih menangani selesainya ujian akhir semester agar tidak terlalu terbebani. namun dari pihak fakultas tetap wajib akan melakukan remidi, ungkap Dr. Mustofa M.Si selaku wakil dekan satu fakultas dakwah.

Harapan mahasiswa, semoga pihak fakultas harus segera mengkondisikan agar jadwal semester pendek tidak membingungkan mahasiwa. Sementara ujian sudah berlangsung dan jadwal semester pendek ini untuk menjadi kesiapan bagi mahasiswa yang akan mengulang dalam mata kuliah yang diambil.(Anya)

DARUL ARQAM TEMPAT LAHIRNYA PEMIMPIN HEBAT


Darul Arqam, sebuah rumah di wilayah mekah milik salah seorang sahabat yang menjadi tempat Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam mengkader para sahabatnya sebelum peristiwa hijrah ke madinah. Di tempat itulah Rasulullah selama 13 tahun mencetak generasi yang menjadi penyokong-penyokong utama menegakkan dakwah nubuwwah.
Di awal mula pengkaderan itu Rasulullah menanamkan aqidah yang kuat kepada para sahabat. Strategi utama yang Rasulullah gunakan dalam mendidik mereka adalah melalui uswah (keteladanan). Rasulullah tidak hanya menyampaikan, akan tetapi mempraktikan ajaranya secara langsung kepada mereka. Tak heran jika melalui cara itulah Rasulullah berhasil mencetak orang-orang spesial yang kelak siap menggantikan perjuangan dakwah sepeninggalnya. Siapakah orang-orang tersebut? empat diantaranya yang dikenal dengan Al Khulafa’ Ar-Rasyidin. Mereka adalah Abu Bakr As-Shidiq, Umar Ib’n Khattab, Utsman Ib’n Affan, dan ‘Ali Ibn Abi Thalib. Juga yang dikenal dengan Al-Asrah Al-Mubassirin bi Al-Jannah (sepuluh sahabat yang dijamin surga). Keempat sahabat yang masuk dalam golongan Khulafa’ Ar-Rashiddin, ditambah keenam sahabat lainya yaitu Thalhah Ib’n Abdullah, Zubair Ib’n Awwam, Saad Ib’n Abi Waqqas, Said Ib’n Zaid, Abdurrahman Ib’n Auf, dan Abu Ubaidillah Ib’n Jarrah..
Di tangan empat sahabat yang manggantikan Rasulullah itulah Islam mengalami kemajuan-kemajuan pesat. Kepemimpinan yang menakjubkan dari mereka layak menjadi contoh untuk generasi mendatang setelahnya. Berikut adalah riwayat singkatnya.
Abu Bakr As Shidiq adalah sahabat pertama yang menjadi khalifah menggantikan Rasulullah, dan termasuk laki-laki pertama yang memeluk Islam. Abu Bakr memerintah selama ………..tahun. dan wafat pada tahun ke………..hijriyah pada usia 63 tahun. Prestasi yang dia peroleh antara lain……………
Perjuangan dan sepak terjangnya tercatat dan terabadikan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 40 yang artinya, Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya: Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Umar Ib’n Khattab. Sebelum hidayah Islam masuk dalam hatinya, menjadi musuh yang paling keras pertentanganya dan paling ditakuti oleh kaum muslimin. Setelah hidayah merasuk dalam hatinya, justru menjadi pembela Islam yang paling ditakuti oleh musuh-musuh Islam. Dan menjadi kekuatan dakwah utama pendukung Rasulullah.
 Umar In’n khattab memimpin umat Islam Sepeninggal Abu Bakr As-Shidiq. Kepemimpinannya ditunjuk langsung oleh Abu Bakr As-Shidiq yang kemudian di bai’at oleh kaum muslimin. Umar Ib’n Khattab adalah khalifah kedua yang pertama kali mendapat gelar Amir Al-Mukminin, juga mendapat sebutan Al-Faruq makna pembeda. Yang artinya, orang yang dengan tegas mampu membedakan antara kebenaran dengan kebathilan.
Khalifah ketiga yang tak kalah penting prestasinya dialah Utsman Ib’n Affan. Tahukah mushaf Al-Qur’an yang sering kita baca saat ini? Ya, Mushaf Utsmani. Dialah orang yang berjasa mengkodifikasikan mushaf Al-Qur’an. Sehingga meski 14 Abad silam Islam telah berlalu, keaslian sumbernya masih terjaga. Syahid dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi.
Khalifah keempat yang menggantikan selanjutnya adalah Ali Ib’n Abi Thalib. Dialah orang yang sejak kecil berinteraksi langsung dengan Rasulullah dan termasuk sahabat yang pertama menerima Islam di kalangan anak kecil waktu itu.
Lingkungan tempat pendidikan yang sangat kondusif membuatnya tumbuh menjadi seorang yang memiliki kebijaksanaan dan kedalaman ilmu. Sehingga sepeninggal Utsman Ib’n Affan dialah yang menggantikan kepemimpinan umat Islam. Kendati dalam kepemimpinanya terjadi pemberontakan, namun sejarah telah membuktikan kesalehan dan kebijaksanaanya memegang kekuasaan hingga Ia menemui Syahidnya dalam usia 64 tahun dan dimakamkan di Kuffah (iraq).

Selasa, 21 Mei 2013

Fakultas Dakwah memang Berbeda

 

          Ada tatacara perijinan berbeda di Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga dari ke enam Fakultas lainnya. Sistem baru ini mulai diberlakukan pada awal tahun 2013, tepatnya pada semester genap. Jika ingin izin tidak masuk kuliah mahasiswa tidak lagi izin melalui dosen, melaikan langsung ke bagian TU (Tata Usaha). Proses perijinan memiliki beberapa tahap, melalui TU, kajur, lalu bagian kemahasiswaan (PD III). Hal ini membuat sebagian besar mahasiswa mengaku bahwa prosedur baru itu lebih repot dari pada biasanya, bahkan mereka sempat binggung pada awal ditetapkannya kebijakan baru tersebut.

         Menanggapi hal ini Pembantu Dekan III Sri Harini, “ini mempunyai tujuan diantaranya agar lebih menertibkan mahasiswa dalam perkuliahan, dan pihak fakultas ingin berlaku lebih tegas dalam masalah absensi, prosedur perijinan ini dirubah dengan sederhana, meminta form di TU atau dapat mendownload langsung di web uin-suka.ac.id “ tegasnya saat ditemui ditempat. Tentang surat ijin yang harus sampai ke kajur dan bagian kemahasiswaan adalah kewajiban TU. Selama ini sebagian mahasiswa yang kurang bertanggung jawab kuliahnya, terkadang sering bolos dengan alasan sakit yang kurang jelas, perijinan yang tidak disertai surat dan lain sebagainya.

        Menurut Sayyeda Anni Madliyah Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam angkatan 2012, “ perijinan seperti ini sangat merepotkan mahasiswa harus kesana-kesini. Jika hanya di TU saja sebenarnya tidak apa-apa” ujarnya saat ditemui reporter Buletin Bukit. Menurutnya banyak dosen yang kurang setuju dengan kebijakan ini.

        Kebijakan seperti ini menjadikan mahasiswa repot dalam Masalah presensi 75%, mungkin sudah merupakan hal yang umum di kalangan mahasiswa di berbagai universitas. Hal ini dikarenakan presensi kehadiran minimum 75% merupakan ketetapan dari kementrian pendidikan nasional (kemendiknas). Tetapi setiap universitas tentu memiliki kebijakan yang berbeda tentang tata cara absensi mahasiswanya. Batas minimum presensi sering dijadikan syarat mahasiswa dapat mengikuti ujian semester. Peraturan ini juga ditetapkan pihak UIN Sunan Kalijaga mengharuskan mahasiswa memiliki presensi kehadiran minimal 75%, dalam setiap mata kuliah selama satu semester.

       UIN sunan Kalijaga mempunyai kebijakan absensi mahasiswa, tentang tata cara perijinan tidak masuk kuliah. Mahasiswa yang tidak dapat mengikuti perkuliahan biasanya memakai surat yang diberikan pada dosen pengampu mata kuliah bersangkutan. Terkadang Mahasiswa juga bisa menitipkan surat ijin melalui teman sekelas. Hal ini merupakan peraturan yang sudah umum dijalankan oleh setiap pihak fakultas di kampus, demikian universitas lain sebagian besar mempunyai kebijakan semacam itu. Ada juga kebijakan dari dosen yang memperbolehkan mahasiswa ijin lewat sms.

      Pihak Fakultas berkeinginan meningkatkan kejujuran, kedislipinan dan tanggungjawab mahasiswa agar menjadi lebih baikdengan cara melakukan prosedur perijinan yang bisa langsung ke dosen seperti tahun-tahun kemarin


[Salimatun Nikmah]

Persiapan PEMILWA Simpang siur ?




UIN SUNANKALIJAGA- Merupakan salah satu universitas Islam Negeri  yang terdapat di  Yogyakarta. Sosialisai  Pemilihan mahasiswa yang akan dilaksankan pada 3 juni 2013 ternyata belum maksimal  terbukti masih banyak mahasiswa yang belum tau akan kapan dilaksanakan dan fungsi pemilwa itu sendiri.
Sungguh sangat ironis sekali jika melihat kenyataannya ketika tinggal hitungan minggu sudah mendekati pelaksanaan pesta demokrasi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga ternyata masih banyak mahasiswa yang belum paham tentang pemilwa ini, jika seperti ini maka nilai-nilai yang terkandung dalam proses pemilwa  akan terasa sia-sia. Padahal jika kita melihat fungsi dari pemilwa itu sendiri sungguh sangat menyedihkan jika Mahasiswa kurang pemahami peroses pembelajaran dari pemilwa tersebut. Ada beberapa fungsi dari pemilwa diantaranya menjalankan Demokrasi politik kampus, memberikan sarana kepada Mahasiswa  dalam menggali potensi diri untuk berpolitik secara sehat dan untuk menentukan masadepan kampus apakah maju, stagnan di tempat atau bahkan mundur.
Dari permasalah tersebut Reporter Bukit mencoba untuk mewawancarai beberapa mahasiswa Fakultas Dakwah. Puput inawati sejati Mahasiswa KPI Angkatan 2011 mengungkapan,” Sosialisasi tentang pemilwa belum maksimal karena hanya melalui spanduk tidak di beritahukan secara lisan sehingga mahasiswa tidak paham akan pemilwa itu sendiri,. Namun meski saya kurang paham akan pemilwa ini ada secerca harapan kepada teman-teman yang akan maju untuk pemwakili asprasi teman-teman mahasiwa agara benar-benar tahu akan tanggung jawabnya sebagai pemimpin tidak semata-mata ingin meraih jabatan saja”. Hal yang serupa juga di ungkapan oleh Rahman Rifki Mahasiswa MD Angkatan 2011 “saya kurang paham akan maksud dan tujuan pemilwa itu sendiri karena menurut saya sosialisai yang diberikan kepada pihak KPUM tidak maksimal karena tidak melalui lisan”. Berbeda dengan Fatul Rohman mahasiswa KPI angkatn 2012 yang mengungkapkan” sepertinya masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki oleh pihak yang di beri tanggung jawab untuk menjalankan atau memimpin pelaksanaan pemilwa seperti KPUM dan masih banyak kejanggalan yang perlu di perbaiki seperti ketidaktransparannya pembukaan pendaftaran calon anggota KPUM yang seharusnya bisa di ikuiti oleh semua Mahasiswa dan maju-mundurnya pelaksanaan pemilwa yang membuat antusias mahasiswa berkurang.”
Dari keterangan teman-teman mahasiswa diatas bahwa sudah jelas sekali jika pihak yang diberikan wewenang oleh pihak Rektorat seperti KPUM untuk melaksankan pesta demokrasi mahasiswa ini belum bekerja secara maksimal karena masih banyak teman-teman mahasiswa yang belum paham akan fungsi dan tujuan dari pemilwa itu sendiri.

Aziz – Anya’

Pancasila?



“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Firman Allah dalam sebuah surat Al-Baqoroh. Ternyata seorang kholifah itu adalah kita (manusia). Tentunya seorang yang berpengetahuan dan bertanggung jawab merupakan kunci dari sebuah pemimpin. Siapapun orangnya jika tidak memiliki kedua hal tersebut, pasti tidak akan pernah bisa menjadi seorang pemimpin.
Pemimpin merupakan orang yang berani berada di depan ketika semua orang ketakutan. Hanya orang-orang pilihanlah yang bisa menempati posisi tersebut. Orang yang benar-benar telah mempunyai bekal sejak dini, mempunyai nyali bukan ambisi dan orang-orang yang beriman tentunya. Kita sering mendengar istilah, jika seseorang sudah menduduki kursi panas pasti akan lupa segala hal yang sudah menjadi misinya. Yang ada hanya ambisi untuk tetap menjabati kedudukan tersebut dan meraip uang sebanyak-banyaknya. Orang-orang tersebut merupakan orang yang terkikis pengetahuan serta imannya.
Sebelum menjadi seorang peminpin ia pro rakyat, setelah menjabat malah menjadi kontra rakyat. Semua janji yang pernah ia katakan kini menjadi sebuah bualan omong kosong. Kejadian demikian inilah yang musti kita perbaiki. Tahun 2013 kita buatdan kita godok kader-kader muda supaya anti dan tebal dengan kegiatan menyimpang seorang pemimpin. Jadikan kader yang berpengetahuan, tanggung jawab, jiwa nasionalisme tinggi dan beriman.
Sebenarnya menjadi seorang pemimpin akan terasa mudah jika sudah mengetahui dan mengamalkan nilai-nilai luhur dari pancasila. Dasar negara kita itu ternyata mempunyai nilai-nilai luhur, apabila dikaji akan memunculkan banyak penjelasan. Dalam istilah kitab kita mengenal tafsir. Yaitu kitab yang menerangkan atau mengkaji terhadap satu kitab yang lain. Nah pancasilapun perlu kita tafsiri supaya kelak jika menjadi pemimpin kita akan menjadi seorang pemimpin yang benar-benar pemimpin.
Sila pertama menerangkan tentang tuhan. Hanya orang-orang yang berkeyakinan kuatlah yang bisa melakukan hal tersebut. Orang percaya pada sesuatu yang Maha berarti menganggap dirinya masih dibawah sempurna. Sebab dia mengakui bahwa ada yang lebih dibandingkan dengan dia. Seorang pemimpin jika memiliki sikap demikian berarti ia adalah pemimpin yang mau dikritik. Dia sadar bahwa dirinya jauh dari kesempurnaan dan dia juga mau mengubah hal tersebut. Sebuah kepimpinan demokrasi akan terwujud dari sikap yang demikian.
Sila kedua menjelaskan tentang tanggung jawab dan akhlak. “Kemanusiaan yang adil dan beradab”. Sang pemimpin adil merupakan pemimpin dambaan rakyat. Berani menyalahkan pada yang salah dan berani membenarkan pada sesuatu yang memang benar. “Adil” mempunyai banyak tafsiran. Diantaranya, tidak berat sebelah, melaksanakan tugas sesuai dengan jabatannya, dan tak mau menerima apa yang tidak menjadi haknya.
Sila selanjutnya menganjurkan supaya adanya rasa persatuan. Sang pemimpin akan menjadi lebih baik jika ada rasa saling merasakan apa yang dirasakan bawahan. Pemimpin tidak harus selalu bertempat di atas atau di kursi panasnya saja. Sesekali terjun ke masyarakat dan merasakan apa yang dirasakan masyarakatnya merupakan hal sepele yang perlu dilakukan. Terjun langsung akan membuat rasa persatuan yang besar, sebab rakyat akan semakin merasa dirinya memang diperhatikan oleh pemimpin. Mereka bisa merasakan betapa dekat sang pimpinan dengan dirinya.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Sila tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah komunitas apapun komunitas tersebut mesti ada sosok pemimpin yang mengomandonya. Tanpa adanya sang pengarah atau apapun sebutannya pasti komunitas tersebut tidak akan bisa berjalan. Entah sadar atau tidak kejadian tersebut bisa terjadi secara alami. Lihat saja ketika adik-adik SD sedang bermain, pasti ada salah satu diantara mereka yang menonjol dan mengarahkan yang lainnya. Sang pemimpin akan menyadari bahwa dirinya itu memang diperlukan dalam sebuah komunitas. Sila yang menyadarkan diri sendiri. Jika diri ini pribadi yang siap memimpin maka jangan ragu untuk melakukan aksi, tetapi jika diri ini merasa bukan pribadi pemimpin maka persiapkan diri untuk dipimpin.
Sila selanjutnya adalah “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Sila yang menjadi pedoman bagi pemimpin untuk mementingkan kemaslahatan ini menjadi sila penutup. Setiap pemimpin jika sudah memenuhi setiap hal dari sila satu sampai emapat tentunya akan tahu dengan sendirinya bahwa tanpa terciptanya kemaslahatan pasti tak akan ada kedamaian sejati. Kedamaian yang sejati akan dirasakan jika setiap unsur yang ada dalam sebuah komunitas tidak ada yang merasa dirugikan. Kepentingan sosial mempunyai nilai lebih ketimbang kepentingan individu. Jiwa sosialispun perlu dimiliki oleh pemimpin. Dengan jiwa tersebut sang pemimpin akan jauh lebih mendahulukan kepentingan sosial demi kemaslahatan sebuah kelompok yang ia pimpin.
Sebentar lagi akan ada pemimpin baru bagi kita. Semoga si pemimpin bari tersebut adalah orang yang faham dengan panca sila, dengan begitu ia akan menjadi seorang pemimpin yang benar-benar pemimpin sejati. Siapun dia, dari mana, dan bagaimanapun kondisi ekonominya jika dia adalah orang yang tahu betul akan hal-hal tadi pastilah layak menduduki kursi kepemimpinan.

Kacamata media masa cetak




Salam cinta sahabat bukit,,,,,
Bagi yang suka menulis, Ini nih bukit punya tips agar tulisan kita tidak hanya menjadi koleksi pribadi. Tapi, bermafaat bagi orang lain.   Mau tau caranya? Ya….salah satunya melalui media masa cetak. Tapi tak hanya terkadang, tulisannya udah bagus, judulnya menarik , aktual dan faktual, pilihan diksinya oke, pokoknya sudah sesuai bobot tulisan di koran koran dah, masih aja ditolak oleh redaksi bikin greget gak sih? Hehhee,,,santaeee, kagak usah emosi apalagi putus asa, mungkin ada satu yang belum kita pahami yaitu kurang tepat sasaran dalam mengirim  tulisan.
Sutirman Eka Ardhana, Redaktur Kedaulatan Rakyat sekaligus Dosen Hukum dan Etika Jurnalistik, UIN Sunan Kalijaga mengatakan “Kalau Anda ingin mengirim tulisan, seperti artikel, esai, dan lainnya, maka sesuaikanlah dengan gaya, warna dan kecenderungan pilihannya. Bila tulisan Anda tidak sesuai dengan gaya, warna dan kecenderungan temanya, maka sudah pasti tulisan Anda akan ditolak.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, bukit ada bocoran nih dari buku “Menembus KORAN” cara jitu menulis artikel layak jual karya Bramma Aji Putra. Gak usah dipelototin, hehhee dibaca aja sambil ngopi atau apalah, yang penting enjoy tapi harus dipraktekkan lho ya,,,,,hehehe….
  • ·         SKH Kedulatan Rakyat
Nama Rubrik : Suara Mahasiswa
Hari tayang :Selasa
Tema : Bebas, artinya tema tulisan terserah pada kita, tidak ditentukan pihak redaksi.
Meski bebas biasanya topik yang disukai oleh redaktur pendidikan Kedaulatan Rakyat untuk kolom suara Mahasiswa tak jauh jauh dari soal pendidikan . Semacam tulisan kritis tentang pelaksanaan uijian nasional  misalnya. Tapi memang, isu isu aktual kerap dimuat dalam rubrik ini.  Bahkan tema tema tentang politik yang sedang berkembangpun memiliki probabilitas dimuat cukup besar, apalagi berita terkait  kota Yogyakarta.
Tips : Untuk membuat tulisan yang memiliki peluang besar dimuat dalam rubrik ini , anda bisa mengawali artikel dengan uraian yang diambil  dari berita SKH Kedaulatan Rakyat. Bahkan  tak masalah anda menggunakannya untuk satu paragraph. Yang penting anda cantumkan tanggal berita. Misalnya,
“ menyedihkan. Begitulah wajah dunia pendidikan di kota Yogya. Betapa tidak, ribuan ijazah illegal alias palsu diobral murah. Seperti yang diberitakan Kedaulatan Rakyat (11/3) bahwa……”terus sambung dengan pikiran anda sendiri. Jangan lupa sebisa mungkin beri solusi yang dapat ditawarkan!)
Panjang tulisan : 2.500 – 3.000 karakter atau 2-3 halaman kwarto spasi ganda.
Pengiriman :Print out, kirim langsung ke  KR di jalan Angeran Mangkubumi No. 40 Yogyakarta 55232.
Honor : Rp. 75.000, dapat diambil langsung atau melalului via rekening.
  • ·         Harian Jogja ( Harjo)
Nama rubric : Suara Mahasiswa
Hari tayang : Selasa
Tema : tematik. Tema ditentukan pihak redaksi.
Panjang tulisan : 3.500 karakter
Tips : Bahasa sederhana. Ada dua tempat yang disediakan tiap minggunya. Karenanya probabilitas tulisan anda dimuat dalam kolom ini cukup besar.
Pengiriman : Via email ( redaksi@harianjogja.com.) atau diantar langsung. Jangan lupa sertakan foto. Dateline pengiriman tiap hari senin pukul 12.00 siang.
Honor : Rp. 50.000  ( dapat diambil langsung atau melalui via rekening)
  • ·          Suara merdeka
Nama  rubric : Debat Mahasiswa
Hari tayang : Sabtu
Tema:  Tematik, ditentukan oleh pihak redaksi. Tiap tema biasanya digunakan dua sampai tiga pekan.
Panjang tulisan : 2.000 – 2.500 karakter
 Rubrik ini buatlah judul tulisan yang terdiri dari dua kata maksimal tiga kata. Judul dibuat langsung berdasarkan ide pokok yang anda tawarkan. Rubric ini tak menghendaki  tulisan yang bertele tele.
Pengiriman : via email ke kampus_sm@yahoo.com. Sertakan scan kartu mahasiswa dan foto.
Honor : Rp. 175.000 ( potong pajak 5 persen). Dapat diambil langsung  ke kantor perwakilan suara merdeka di jalan Namburan  ( alun – alun selatan ke Timur). Jika berada di daerah Semarang, pengambilan uang dapat dilakukan di kantor pusat Suara Merdeka Jalan Pandanaran No. 30, Semarang 50241. Telp redaksi : (024) 6580900. Faks. (024) 6580605. Selai itu pengambilan uang juga dapat dilakukan melalui via rekening.

            -Ci’neng-